setting

20 Mar

3G / 3,5G / GPRS Modem setting ( MANUAL )

Tujuan : Dapat melakukan setting modem / perangkat baik berupa Mobile

Phone ( media kabel data ), PCMCIA dll, agar dapat dipergunakan

sebagai perangkat koneksi melalui layanan wireless internet access Mobile ( 3,5G / 3G / GPRS ) secara

manual.

System Operasi : Microsoft Windows XP / 2000 / ME.

Dalam proses konfigurasi ini secara default proses setting akan selalu memiliki alur

proses sebagai berikut :

1. Installasi driver perangkat / modem.

2. Installasi media kabel ( jika dibutuhkan ).

3. Konfigurasi perangkat / modem.

4. Konfigurasi dialer / koneksi internet.

5. Troubleshoot dan Check error ( jika dibutuhkan ).

Berikut ini akan dilakukan proses setting sesuai dengan alur proses diatas.

1. Installasi driver perangkat :

Umumnya driver perangkat telah disediakan oleh vendor berupa CD maupun file

yang dapat didownload melalui internet, sesuai dengan jenis perangkat yang

dipergunakan, lakukan proses installasi sebagai berikut ;

Driver umumnya berbentuk file ekstensi .INF maupun .EXE, file .INF hanya

menyediakan driver perangkat saja, sedangkan .EXE umumnya menyertakan

aplikasi bawaan vendor. Sebelum proses installasi driver dimulai, pastikan

perangkat / modem dalam kondisi Tidak / Belum tersambung dengan komputer.

Installasi driver ekstensi .INF :

a. Start

b. Settings

c. Control Panel

d. Phone and Modem Options

e. Modems

f. Add

g. Aktifkan opsi : Don’t detect my modem; I will select it

from a list

h. Have Disk

i. Browse

j. Pilih lokasi penyimpanan driver perangkat (lokasi file .INF)

k. OK. Setelah proses ini selesai dengan baik, pada tab

Modems akan ditampilkan jenis modem baru yang telah

diinstall.

Installasi driver ekstensi .EXE : Untuk file dengan ekstensi ini, yang

perlu kita lakukan adalah melakukan eksekusi pada file tersebut, kemudian

lakukan check sebagai berikut ;

a. Start

b. Settings

c. Control Panel

d. Phone and Modem Options

e. Modems, pastikan modem anda telah ditambahkan pada list

Modems.

2. Installasi media kabel ( opsional ) :

Perangakat Mobile Phone tertentu membutuhkan driver yang diperlukan agar

system operasi mengenali perangkat / media kabel data tersebut. Proses installasi

dilakukan secara standar sebagai berikut ; kenali jenis kabel yang dipergunakan,

misalkan berupa kabel USB to Serial atau kabel USB yang dilengkapi dengan

chipset tertentu. Perhatikan proses installasi sesuai dengan driver yang disertakan

kenali juga jenis file driver yang disertakan. Apakah berbentuk file ekstensi .INF

maupun .EXE.

Installasi driver ekstensi .INF : Sambungkan kabel ke PC / Laptop

sesuai dengan jenis port yang dipergunakan ke komputer, system akan

melakukan identifikasi dan meminta installasi driver yang dibutuhkan.

Informasi yang diminta sebagai berikut ;

a. Found New Hardware

b. Can windows connect to Windows Update to search for software,

Pilih : No, not this time

c. Next

d. Install from alist or specific location ( Advance ), Aktifkan,

Include this location in the search, Pilih Browse, Pilih lokasi

tempat penyimpanan file driver .INF.

e. OK

f. Finish.

Check proses installasi : Untuk memastikan driver media kabel telah

terinstall dengan baik pada ;

a. Start

b. Settings

c. Control Panel

d. System

e. Hardware

f. Device Manager

g. Ports ( COM & LPT ) , pastikan media kabel ditampilkan pada list

Ports sesuai dengan type dan nama device, catat informasi port,

misalkan ; USB to Serial Prolific PL 2303 ( COM 2 ).

Installasi driver ekstensi .EXE : Untuk file dengan ekstensi ini, yang

perlu kita lakukan adalah melakukan eksekusi pada file tersebut, kemudian

sambungkan medial kabel, setelah itu secara otomatis system akan

melakukan inisialisasi perangkat dan mengenali media kabel ; Check

proses installasi untuk memastikan driver media kabel telah terinstall

dengan baik pada ;

a. Start

b. Settings

c. Control Panel

d. System

e. Hardware

f. Device Manager

g. Ports ( COM & LPT ) , pastikan media kabel ditampilkan pada list

Ports sesuai dengan type dan nama device, catat informasi port,

misalkan ; USB to Serial Prolific PL 2303 ( COM 2 ).

3. Konfigurasi perangkat / modem :

Setelah proses installasi driver dan media kabel ( opsional ) telah

dilakukan dengan baik, sambungkan perangkat / modem beserta media

kabel ( bila melalui kabel data ) / PCMCIA ke PC / Laptop, System akan

melakukan inisialisasi terhadap perangkat dan melakukan setting

verifikasi kelengkapan driver, setelah itu baru perangkat / modem siap

digunakan, check proses sebagai berikut ;

a. Start

b. Settings

c. Control Panel

d. System

e. Hardware

f. Device Manager

g. Modems, pastikan perangkat / modem ditampilkan pada list

modem, sesuai dengan type dan nama device, pilih perangkat /

modem pada list

h. Properties

i. Diagnostics

j. Query Modem, Bila perangkat / modem dan PC / Laptop dapat

berkomunikasi baik, akan ditampilkan informasi modem, jenis /

type, dan modem command yang dapat di support oleh modem

pada kolom Command dan Response.

k. Lanjutkan dengan menambahkan modem command / AT

command sebagai berikut Menu Tab Advance, Extra initialization

commands ; masukkan : AT+CGDCONT=1,”IP”,”APN-ISP-ANDA”

l. OK.

4. Konfigurasi dialer / koneksi internet :

Pada proses berikut ini akan dilakukan konfigurasi dial / koneksi internet, yang

selanjutnya akan dijadikan sebagai jalur akses internet. Proses konfigurasi sebagai

berikut ;

a. Start

b. Settings

c. Control Panel

d. Network Connections

e. Create a new connection / Internet connection wizard

f. Next

g. Connect to the internet

h. Next

i. Setup my connection manually

j. Next

k. Connect using dial-up modem

l. Next

m. Pada opsi Select a Device, pilih perangkat / modem sesuai dengan yang

akan dipergunakan, aktifkan tanda check di sisi sebelah kiri modem

perhatikan informasi port yang dipergunakan dan hilangkan tanda check

untuk perangkat / modem yang tidak dipergunakan.

n. Next

o. ISP Name ; diisi NAMA-ISP

p. Next

q. Phone Number ; diisi : 99# atau *991#

r. Next

s. User name ; diisi : USERNAME-ANDA , Password ; diisi : PASSWORD-ANDA ,

Confirm Password ; diisi : PASSWORD-ANDA

t. Aktifkan opsi : Use this account name and password when anyone

connects to the Internet from this computer.

u. Aktifkan opsi : Make this the default Internet connection

v. Next

w. Aktifkan opsi : Add a shortcut to this connection to my desktop.

x. Finish.

Setelah proses konfigurasi selesai akan ditampilkan menu dialer / koneksi internet

( Menu dengan title / judul Connect NAMA-ISP-ANDA ), lanjutkan dengan setting :

a. Properties

b. Security

c. Advance (custom setting)

d. Settings…

e. Allow this protocols , aktifkan opsi : Unencrypted Password ( PAP ),

sedangkan opsi SPAP, CHAP, MS-CHAP dan MS-CHAP v2 tidak

diaktifkan.

f. OK.

g. Yes.

h. OK. Pilih Dial untuk memulai koneksi internet.

5. Troubleshoot dan Check error :

Bila konfigurasi telah sesuai dengan prosedur diatas seharusnya perangkat / modem

telah dapat dipergunakan sebagai media akses layanan Mobile Internet Akses. Bila

terjadi error ulangi kembali prosedur installasi, dan perhatikan kembali parameter

berikut:

1. Pastikan nomor dan simcard yang dipergunakan telah terdaftar dan dalam

kondisi aktif.

2. Pastikan nomor dan simcard dalam masa aktif pemakaian.

3. Pastikan sinyal dalam kondisi optimum.

4. Periksa kelengkapan dan kesiapan driver maupun perangkat modem yang

dipergunakan.

5. Periksa kembali parameter dial berikut:

APN : APN-ISP-ANDA

Username : USERNAME-ANDA

Password : PASSWORD-ANDA

Dial Number : 991# atau *99#

Berikut beberapa informasi mengenai pesan Error :

a. Error 619 : Periksa kembali konfigurasi Security pada dialer, sesuai

informasi diatas pada bagian “Konfigurasi dialer / koneksi internet”.

b. Error 692 : Periksa kembali perangkat / modem / kabel data, pastikan dalam

kondisi terpasang dengan baik dan dalam kondisi aktif. Periksa kembali

konfigurasi perangkat / modem / kabel data, sesuai informasi diatas pada

bagian “Konfigurasi perangkat / modem”.

c. Error 732 : Periksa kembali perangkat / modem / kabel data, pastikan dalam

kondisi terpasang dengan baik dan dalam kondisi aktif. Periksa kembali

konfigurasi perangkat / modem / kabel data, sesuai informasi diatas pada

bagian “Konfigurasi perangkat / modem”.

d. Bila pada perangkat / modem / mobile phone mendapatkan informasi

“Registration Fail atau pada mobile phone ; Logo Operator tidak

ditampilkan, Tidak ada informasi sinyal” : Periksa kembali status dan masa

aktif sim card & MSISDN ( No GSM Sim Card ), bila masih dalam masa aktif

penggunaan coba untuk berpindah lokasi, hal tersebut dapat diakibatkan oleh

keterbatasan jangkauan servis operator GSM. Bila tidak dalam masa aktif atau

baru mendaftar, maka sim card & MSISDN ( No GSM Sim Card ) masih

dalam status belum aktif ( dalam proses aktifasi ).

Ini konfigurasi wvdial di linux ( /etc/wvdial.conf ) :

Perhatikan jenis device :

Modem GPRS via kabel serial : /dev/ttyS0

Modem GPRS / 3G Handphone : /dev/ttyACM0

Modem GPRS / 3G via kabel USB : /dev/ttyUSB0

———————-start here—————————

[Dialer gprs]

Modem = /dev/ttyACM0

Baud = 115200

Init1 = ATZ

Init2 = AT+CGDCONT=1,”IP”,”APN-ISP-ANDA”,””,0,0

Phone = *99#

Username = USERNAME-ISP-ANDA

Password = PASSWORD-ISP-ANDA

Stupid Mode = on

FlowControl = CRTSCTS

Dial Command = ATDT

Auto Reconnect = 1

Auto DNS = 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: